Muara : (belum) November

Aku menulis ini pada 28 Oktober, tiga hari sebelum November.

Tapi bolehkah kukira-kira ceritanya untuk November?

Sesungguhnya aku tidak suka mengira-ngira, sebab sesuatu yang lebih pasti dari asumsi selalu lebih melegakan. Kalau ku tanya kamu, kira-kira bagaimana jawabanmu, ya? Mari bertaruh apakah kamu akan setuju dengan kalimatku ini atau tidak.

Seandainya November juga bukan tentang aku dan kamu, mungkin sudah semestinya kamu tahu bahwa aku tak pernah mengharapkan apapun - walau bukan berarti tak pernah ada keinginan untuk itu. Sebab ada, namun keinginanku yang seperti itu makin tak penting lagi sekarang.

Begini; aku percaya Tuhan punya cara yang tak biasa.

Jika benar kamu orangnya, aku yakin bukan mustahil untukNya membuat jalur khusus untuk mempertemukan aku dan kamu yang terjebak di labirin raksasa bernama bumi. Tak terlalu luas sebenarnya, hanya saja labirin buatanNya terlalu rumit untuk kuselesaikan sendiri.

Komentar

Postingan Populer