Muara : Oktober
Sayang sekali kamu enggan duduk bersamaku di meja dengar. Jika benar waktu itu tidak kamu dengar lagu yang kuberi, maka setelah menyelesaikan tulisan ini coba dengar. Mungkin akan sedikit mengundang kantuk karena tidak seperti lagu-lagu favoritmu yang cadas, tapi dengar saja. Tidak ada bagian favoritku dari lagu-lagu itu, aku cuma suka, tanpa alasan-alasan.
Aku baru saja memberitahu bahwa aku membangun rasa nyaman, sepertinya belum terlalu jauh tapi kamu favoritku.
Kemudian pada suatu malam kamu memberitahuku bahwa kamu telah sembuh benar dan membuka hati untuk beberapa orang. Tentu saja bukan aku, sebab sudah 3-4 kali kamu bilang aku sungguh bukan siapa-siapa.
Sayangnya sampai detik ini, aku tak tahu sejauh mana kamu akan tinggal. Sebab kemarin kudengar kamu memintaku untuk menerima segala yang datang dan mengikhlaskan segala yang pergi -seperti isyarat bahwa kamu tak akan terlalu lama menemani. Benarkah begitu?
Komentar
Posting Komentar